Edarkan Narkoba Jenis Sinte, Pelajar SMA Ditangkap BNN dan Terancam Hukuman Berat

Ilustrasi
Ilustrasi tembakau sintetis (sinte) yang lebih berbahaya dibanding tembakau biasa.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan Agus Mulya, sangat terpukul ketika menerima kabar memprihatinkan terkait pelajar salah satu SMA di Kuningan, diduga terlibat sebagai pengedar sinte dengan omzet fantastik belasan juta.
Pernyataan itu dikatakan Kepala BNNK Agus Mulya, saat dikonfirnasi Selasa (2/06/2026). Dia menyebut, kasus ini sebagai alarm keras bagi seluruh elemen.
“Anak harusnya fokus belajar tapi justru masuk bisnis haram. Ini sangat memprihatinkan. Artinya dinding perlindungan kita retak. Sinte atau tembakau sintetis bukan narkoba biasa, efeknya fatal ke otak remaja,” tegasnya.
Menyikapi status pelaku yang masih di bawah umur, Agus Mulya menegaskan dua sikap BNNK Kuningan:
Pertama; Hukum Tetap Berjalan. BNNK bersama aparat penegak hukum akan memproses kasus ini secara hukum meski pelaku di bawah umur. Status anak tidak boleh menjadi tameng, terlebih dengan skala omzet besar.
Kedua; Proses Berkeadilan artinya Proses hukum dijamin adil, transparan, dan objektif sesuai UU Narkotika serta UU Sistem Peradilan Pidana Anak SPPA. Langkah ini diambil demi rasa keadilan masyarakat dan efek jera nyata.
Lebih lanjut Agus Mulya menyerukan dan mengajak sinergi tiga pilar utama:
1. Orang Tua: Rumah adalah benteng pertama. Orang tua diminta lebih peka terhadap perubahan perilaku, pergaulan, serta perubahan finansial atau barang mewah anak tanpa asal-usul jelas. Kedekatan emosional di rumah menjadi detoks terbaik dari pengaruh luar.
2. Sekolah: Sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu, tapi juga ruang aman. Pengawasan diperketat, edukasi bahaya narkoba dilakukan berkala, dan sistem deteksi dini dibangun di lingkungan sekolah.
3. Masyarakat: Kepedulian lingkungan sangat menentukan. Jika melihat aktivitas remaja mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwajib atau BNNK Kuningan.
Untuk mengantisifasi keterlibatan pelajar pihak BNNK menguatkan Program “Ananda Bersinar” sebagai langkah konkret Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak Bersih Narkoba.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman