PSSI "Impor" Wasit Asing

Ilustrasi
Guna lebih fairplay dan meminimalisasi putusan kontroversial di Super League, ada usulan agar mengimpor wasit asing.
Catatan RIDHAZIA
(Wartawan Senior)
TERNYATA, bukan hanya bahan bakar minyak (BBM) yang diimpor dari negeri seberang. Wasit sepak bola pun harus wasit asing yang diimpor dari luar negeri untuk menjaga laga sepakbola fair play.
Terutama untuk memimpin sisa laga-laga krusial dan perburuan gelar pemenang yang hanya beberapa pekan mendatang.
Tuntutan itu terjadi setelah Persib Bandung secara resmi melayangkan surat protes kepada PSSI terkait kinerja wasit.
Wasit dimaksud Yoko Suprianto pada laga pekan ke-28 Super League 2025-2026 antara Persibmelawan Dewa United yang berakhir imbang 2-2 di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026).
Lebih Fair Play
Usulan wasit asing bukan kali ini saja. Tapi sudah berulangkali. Terutama ketika wasit lokal tidak bisa lagi menjadi jaminan pertandingan fair play dengan hasil yang kontroversial.
Setidaknya, dengan wasit "impor" dari negara lain yang berstandar lisensi FIFA atau AFC, wasit asimg yang dkontrak nisa lebih adil dan lebih objektif selama memimpin pertandingan.
Alasan lain, wasit asing pun tidak memiliki ikatan emosional. Ia bebas secara histori dengan klub atau pemain manapun. Bahkan ia bisa terhindar dari tekanan pihak manapun atas janji-janji dan judi pertandingan.
Dengan kata lain, netralitas wasit asing dianggap masih tinggi, lebih teliti, tegas, dan berpengalaman sehingga lebih unggul dalam pemahaman permainan dibanding wasit lokal.
Lebih Mahal
Honor wasit asing yang khusus didatangkan ke Indonesia relatif mahal. Estimasi biaya mencapai Rp18,6 juta hingga Rp20 juta per pertandingan.
Selain bayaran per laga, wasit profesional berkelas dunia umumnya menerima uang saku sekitar Rp4,6 juta, serta fasilitas akomodasi dan penginapan yang ditanggung oleh pihak penyelenggara.
Bandingkan dengan honor wasit lokal. Meski berpengalaman dan berlesensi inyenasional yang juga berlesensi sama berkisar Rp10 juta dan asisten wasit Rp7 juta per pertandingan.
Yamamoto
Sekedar untuk melengkapi tulisan ini, wasit asing asal Jepang Yamamoto yang dikontrak selama 1,5 musim teruji keandalannya sejak ia memimpin pertandingan pada Januari 2026.
Pria jangkung yang murah senyum itu merupakan wasit profesional impor dari negara Matahari Terbit yang sudah berpengalaman sejak 2015 dan telah memimpin lebih dari 485 pertandingan di berbagai level kompetisi.**