Ojol Kontra Ojol di Jalan Pasirkaliki Bandung, Seorang Pengemudi Tewas dan Penumpangnya Terluka

Foto: Satlantas Polrestabes Bandung
Dua sepeda motor ojek online (ojol) bertabrakan di Jalan Pasirkaliki, Bandung, seorang pengendara tewas, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 08.57 WIB.
BANDUNG, KejakimpolNews.com – Dua sepeda motor ojek online (ojol) bertabrakan di Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung tepat di depan Sendja Wellness Sanctuary, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Senin (29/6/2026)pagi sekitar pukul 08.50 WIB.
Insiden tersebut cukuo tragis, satu orang pengemudi ojol tewas di lokasi kejadian, pengemudi lainnya dan seorang pemumpang yang membonceng hanya mengalami luka ringan.
Korban pengemudi ojol yang tewas berinisial NS (53), ia pengemudi motor Honda Beat yang bekerja sebagai pengemudi ojek daring atau ojol. Usai diperiksa Satlantas Polrestabes Bandung, jasadnya dievakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Sementara itu, pengendara sepeda motor Honda Beat lainnya berinisial (25), pengemudi Grab, selamat dalam insiden tersebut. Sedangkan penumpangnya, SC (37), hanya mengalami luka ringan dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit.
Menurut petugas Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, kecelakaan bermula saat NS dengan motornya melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Pasirkaliki. Setibanya di TKP, NS diduga berbelok ke kanan tanpa memperhatikan kondisi arus lalu lintas dari belakang.
Saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai K melaju searah dari belakang sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Diduga NS sebagai pengendara Honda Beat saat berbelok ke kanan tidak mengamati situasi arus lalu lintas di belakangnya.
"Akibatnya, K pengenadara motor dari balakang menabrak motor yang dikemudikan NS yang tengah berbelok," ucap Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP Hudi Arif.
Hudi Arif menyebut faktor utama penyebab kecelakaan diduga berasal dari kelalaian pengendara yang berbelok tanpa memastikan kondisi lalu lintas aman. Sementara dari hasil pemeriksaan awal, kedua kendaraan dalam kondisi laik jalan.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mendata saksi-saksi, serta akan melakukan pemeriksaan lebih lanju..**
Editor: Sonni Hadi