Pascagempa Pangandaran, Perjalanan KA di Daop 2 Bandung Kembali Normal

Perjalanan kereta api di Daop 2 Bandung kembali normal usai gempa di Pangandaran Rabu malam
BANDUNG, KejakimpolNews.com – Seluruh perjalanan kereta api (KA) di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung kembali beroperasi normal setelah sempat dihentikan sementara akibat gempa bumi yang berpusat di Pangandaran pada Rabu (5/8) malam.
Hasil inspeksi menyeluruh memastikan tidak ada kerusakan pada jalur rel maupun infrastruktur pendukung operasional kereta.
Penghentian sementara dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk memastikan kondisi prasarana tetap aman sebelum kereta kembali dioperasikan. Petugas KAI memeriksa seluruh aset penting, mulai dari rel, jembatan, terowongan, wesel hingga sistem persinyalan.
Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan pemeriksaan pascagempa merupakan prosedur wajib setiap kali terjadi gempa yang berpotensi memengaruhi keselamatan perjalanan kereta api.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh prasarana dalam kondisi aman dan tidak ditemukan kerusakan sehingga perjalanan kereta api dapat kembali dilanjutkan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan," kata Kuswardojo, Kamis (6/8/2026).
Meski operasional sempat terhenti, dampak terhadap perjalanan kereta relatif terbatas. Delapan perjalanan kereta mengalami keterlambatan antara 9 hingga 60 menit, yakni KA Parcel Selatan, Lodaya, Serayu, Mutiara Selatan, Kutojaya Selatan, Commuter Line Garut, Cikuray, dan Kahuripan.
KAI menyebut penghentian sementara tersebut merupakan bagian dari standar operasional keselamatan dan bukan karena adanya kerusakan pada jalur kereta. Setelah inspeksi selesai dan seluruh lintas dinyatakan aman, perjalanan kereta kembali dijalankan secara normal.
KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas keterlambatan yang terjadi. Menurut perusahaan, langkah tersebut diambil untuk memastikan tidak ada risiko terhadap keselamatan perjalanan.
Dengan seluruh jalur dan infrastruktur dinyatakan aman, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 2 Bandung. KAI menegaskan keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional, terutama saat menghadapi potensi gangguan akibat bencana alam.**
Author: One
Editor: Maman Suparman
