Peringati HANI 2026, BNNK Kuningan Gelar Donor Darah Bersama Lintas Instansi dan Tokmas

Foto: Whyr
Mengisi peringatan HANI Tahun 2026, BNNK Kuningan menggelar aksi sosial donor darah.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan menggelar aksi sosial donor darah, yang diikuti Lintas Instansi dan Tokoh masyarakat (Tokmas) dipusatkan di Kantor BNNK Jalan Aruji K, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan ini mengusung semangat hidup sehat dan produktif yang diwujudkan melalui aksi nyata berbagi dengan sesama.
Kepala BNNK Kuningan, Agus Mulya, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran dan dukungan semua pihak. Dalam pernyataannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi ini.
"Peringatan HANI tahun ini kami wujudkan dalam bentuk aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sinergi yang terlihat hari ini menunjukkan bahwa upaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih dari narkoba adalah tanggung jawab kita bersama. Darah yang kita donorkan hari ini adalah simbol kehidupan dan kepedulian," ujar Agus Mulya.
Ketua pelaksana yang kapasitasnya sebagai Ketua Tim (Katim) Rehabilitasi BNNK Kuningan, Rudi Susanto, S.E., menjelaskan, kegiatan ini berjalan dengan lancar berkat kerja sama tim yang solid serta partisipasi aktif para undangan.
Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 100 peserta hadir memadati lokasi kegiatan. Mereka berasal dari berbagai instansi, termasuk 14 orang pegawai BNNK.
Dari total seluruh peserta yang mendaftar, sebanyak 77 orang dinyatakan lolos dan berhasil mendonorkan darahnya setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan yang ketat.
Angka ini mencerminkan tingginya kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan di lingkungan aparatur dan masyarakat Kuningan.
Sehat Tanpa Narkoba
Selain untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Kuningan, aksi donor darah ini membawa pesan edukasi yang mendalam. Melalui momentum HANI 2026, BNNK Kuningan bersama seluruh elemen yang terlibat ingin menekankan bahwa memerangi narkoba dapat dimulai dari membangun gaya hidup yang sehat, produktif, dan bermanfaat bagi orang lain.
Sinergi erat yang terbangun ini diharapkan dapat terus terjaga secara berkelanjutan, tidak hanya dalam aksi sosial kemanusiaan, melainkan juga dalam komitmen bersama menciptakan Kabupaten Kuningan yang bersih dan aman dari penyalahgunaan narkoba.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman