Dua Kelompok Ormas Bentrok di Perbatasan Suabumi-Cianjur, Empat Luka Parah, Dua Pelaku Diamankan

foto

Ilustrasi

Ilustrasi tawuran dua ormas

SUKABUMI, KejakimpolNews.com -- Dua kelompok massa dari dua ormas yang berbeda terlibat bentrokan sengit. Kaduanya melengkapi diri dengan senjata tajam. Seorang terkapar kena bacokan dan dilarukan ke rumah sakit.

Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polsek Sukalarang didukung Tim Buser Satreskrim Polres Sukabumi Kota langsung terjun, selanjutnya menangkap dua terduga pelaku yang diduga menganiaya korban hingga luka berat.

Bentrokan ormas berlangsung di Jalan Raya Sukabumi–Cianjur KM 13,6, tepatnya Kampung Cimangkok, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Kedua pelaku berinisial TW (30) dan AS ( 32), warga Kabupaten Cianjur, diamankan di tempat persembunyiannya di kawasan Gunung Panyireupan, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Sukalarang Iptu Rahmat Mulyadi mengonfirmasi penangkapan tersebut Jumat (18/9/2026). Saat ini kedua tersangka menjalani pemeriksaan mendalam untuk menelusuri peran masing-masing, motif, serta modus operandi di balik aksi kekerasan yang terjadi pada Selasa (22/9/2026) sore.

“Para terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah Gunung Panyireupan, Cianjur. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik guna mendalami peran dan motifnya. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penyidikan selesai,” ujar Iptu Rahmat.

Akibat peristiwa tersebut, empat orang mengalami luka-luka. Dokter Umum RS Hermina Sukabumi dr. Kinanti menjelaskan dua korban yakni N (30) dan A (23) mengalami luka ringan dan telah diizinkan berobat jalan. Sementara dua korban lainnya D (28) dan R (31) mengalami luka berat.

“Korban R mengalami banyak luka di kepala, bahu, punggung, tangan, pinggang, dan lutut, serta mengalami syok pendarahan sehingga dirujuk ke RSUD R. Syamsudin S.H. Korban D mengalami luka robek di kepala, lengan, dan paha, sudah menjalani tindakan operasi pada Rabu kemarin, dan kini kondisinya stabil,” jelas dr. Kinanti.

Pihak kepolisian terus menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi kejadian serta sekitarnya guna mencegah terjadinya konflik susulan yang dapat mengganggu kondusivitas masyarakat.**

Editor: Sonni Hadi

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Maling Terekam CCTV, Buka Gembok Pagar dan Motor Dikunci Ganda pun Dijebol di Permata Biru Cinunuk
Oknum Mengaku Wartawan Ditangkap Polsek Baleendah, Todong dan Ancam Warga dengan Airsoft Gun
Isu Miring Wabup Sumedang Terus Mencuat, Fraksi PKS DPRD Bersikap
Lagi, Warga Berhasil Tangkap 1 Begal Motor di Samping Borma Cinunuk, 1 Temannya Berhasil Kabur
Ditegur Karena Mabuk Miras, AS Marah dan Nekat Menghantam Kepala Kakek Eman dengan Batu Hingga Tewas