Majalaya Luluh Lantak Diterjang Banjir dan Longsor, 310 Rumah Terendam, 7 Rusak Berat 10 Sedang

BPBD Kab. Bandung
Rumah warga ambruk dan porak poranda diterjang banjir dan longsor
MAJALAYA, KejakimpolNews.com- Banjir bandang dan longsor kembali menerjang Majalalaya, Banjaran, Cangkuang dan Cimaung, Kabupaten Bandung. Damnpaknya, 310 rumah terendam, 7 rusak berat dan 10 rusak sedang.
Beny Sonjaya, Kabid Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mengatakan, bencana alam ini terjadi Kamis (12/2/2026) kamarin.
"Paling parah terjangan banjir di Majalaya akibat tanggul Sungai Cisunggalah jebol, airnya meluap membuat 310 rumah (660 jiwa) terendam, 5 rusak berat dan 7 rusak sedang," kata Beny, Jumat (13/2/2026).
Selain di Majalaya, kata Beni, akibat hujan deras, 1 rumah di Desa Pasirmulya, Kecamatan Banjaran juga roboh, 1 rumah di Desa Warjabakti, Kecamatan Cimaung ambruk dan 2 rumah di Desa Bandasari, Kecamatan Cangkuang tertimpa longsor.
"Dalam peristiwa bencana banjir dan longsor di 4 kecamatan ini tak ada korban jiwa meski para korban terdampak sempat dievakuasi dan sementar mengungsi," ungkap Beny.
Menurut Beny, bencana banjir paling parah terjadi di Desa Bojong, Kecamatan Majalaya akibat tanggul Sungai Cisunggalah jebol dan merendam 310 rumah dihuni 660 KK, 5 rusak berat dan 7 rusak ringan.
BPBD, Dinsos, Camat Solokanjeruk dan Kades Bojong, sambung Beny, telah berkoordinasi terkait evakuasi penghuni 5 rumah yang rusak berat dan sudah disediakan di rumah rusun dan di Balai Desa Bojong.
"Namun para korban terdampak lebih memilih mengungsi di rumah sanak pamilinya. Saat ini warga dibantu aparat BPBD, Polri, TNI Satpol PP masih membersihkan lumpur-lumpur dan sampah sisa banjir di rumah-rumah, gang dan jalan dengan menurunka alat berat," pungkas Beny.
Sebelumnya, ratusan kepala keluarga (KK) di Kecamatan Solokanjeruk dan Kecamatan Majalaya terkena dampak banjir bandang setelah tanggul di Sungai Cisunggalah jebol pada Kamis (12/2/2026) dini hari kemarin.
BPBD Kabupaten Bandung mencatat ada sekitar 310 kepala keluarga dengan total 660 jiwa yang terdampak akibat jebolnya tanggul tersebut.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Asep Mahmud mengatakan, warga yang terdampak tersebut berasal dari Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk dan Desa Bojong, Kecamatan Majalaya.
"Desa Bojong menjadi yang paling terdampak. Pasalnya, tanggul Sungai yang jebol tersebut berada di daerah tersebut," kata Asep.**
Editor: Yayan Sofyan