Tata Ayah Kandung Taufik Hidayat Akui Salah Asuh, Beringas Hingga Ibunya Meninggal dan Rumah Tangga Hanya 2 Minggu

Tangkapan layar: Insdtagram/dedimuyladi71
Susi mantan istri Taufik Hidayat (kiri atas), Tata ayah kandung Taufik Hidayat (kiri bawah) dan Gubernur Jabar Dedk Mulyadi (kanan)anan
BANDUNG, KejakimpolNews.com - Kehidupan Taufik Hidayat (32) memang temperamental sejak kecil. Tersangka penyekapan dan penganiayaan selama 3,5 tahun atas Yuvita Tri Rezeki (29) ini, diduga korban pola asuh keliru (Toxing Parenting).
Hal ini diungkap Tata, ayah kandung Taufik Hidayat tentang aksi kejam anaknya dengan cara menyekap dan menganiaya secara sadis terhadap korban Vita nama panggilan Yuvita, kekasihnya.
Pengakuan Tata ini diungkapkan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang diunggah lewat YouTube dan akun pribadi gubernur yang akrab dipanggil KDM (Kang Dedi Mulyadi). kepada KDM< Tata menggambarkan akar masalah watak kejam anaknya.
Menurut Tata, warga Nagreg, Kabupaten Bandung. Taufik tumbuh dalam lingkungan yang salah arah. Ia adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Taufik begitu dimanja oleh ibunya atau istri Tata karena dianggap paling ganteng dibanding kakak dan adiknya.
Namun kehidupan masa mudanya juga tidak terkendali. Gemar mabuk minum-minuman keras, termasuk kakak sulungnya yang kini telah berumah tangga di Garut. Makin dewasa, Taufik semakin temperamental, hingga ibunya stres dan frustrasi sehingga tak tahan ia pun meninggal dunia.
Watak Taufik yang beringas ini bukan saja kepada orang lain melainkan juga kpada dirinya. Tata mengakui pernah menjadi korban kekerasan dan amukan dari Taufik Hidayat pada masa lalu.
Tata mengaku menyesali nasib anaknya diakibatkan oleh salah asuhan. Menurut tata, keempat anaknya mengalami nasib yang tragis dan bermasalah. Taufik sendiri pernah masuk penjara sebelum kasus penyekapan yang menghebohkan publik ini.
Rekam jejak kriminal dan dunia hitam dilakukan Taufik. Tak hanya masuk penjara akibat saat remaja melakukan berbagai kenakalan, menyebabkan kehidupan rumah tangga Tata berantakan akibat pola asuh keluarga yang salah.
Susi Mantan Istri
Sementara itu masih di akun KDM, Susi mengakui ia adalah mantan istri Tauifik Hidayat. Dalam obrolannya dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM, Susi pun mengungkap sikap asli mantan suaminya.
Saat masih berpacaran kata Susi, Taufik tidak menunjukkan sikap buruk. Bahkan Taufik meyakinkan orang tua dan keluarganya bahwa ia serius ingin menikah dengan Susi. Dan memang akhirnya mereka menikah.
Namun setalah berumah tangga karena Taufik mulai tampak sikapnya. Di antaranya pecemburu berat, dan pemarah. Jika minta hubungan suami istri selalu marah, apalagi jika tidak dilayani.
Karena tak tahan, hubungan rumah tangga yang baru berlangsung dua pekan itu berakhir. Susi dan Taufik bercerai. Susi mengaku, saat itu Taufik meminta mas kawin emas 10 gram dikembalikan.
Susi juga mnengaku memiliki anak yang kini usianya telah 10 tahun. Selama menjadi istri Taufik memang ia tidak mendapat penganiayaan berat sebagaimana yang dilakukan Taufik kepada pacarnya, Yuvita Tri Rezeki.
Kondisi Yuvita Tri Rejeki
Hingga kini Yuvita sang korban penyekapan dan penganiayaan berat yang dilakukan Taufik Hidayat menderita. Yang paling parah mata kanannya sudah tak lagi bisa melihat, sementara yang sebelah kiri masih remang-remang. Bibirnya sumbing seperti bekas digunting, sedangkan di beberapa bagian tubuhnya tampak noda-noda luka seperti bekas sundutan rokok.
Yuvita berhasil dibawa ke rumah sakit naik mobil grab oleh Reza penjaga rumah kos di Gang Masjid, Kampung Cijambe RT 01 RW 07, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, sedangkan Taufik mengikuti dengan sepeda motor.
Semula korban Yvita dibawa ke RSUD Ujungberung namun pihak rumah sakit merujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Sesampainya di RSHS Yuvita dirawat di IGD sedangjan Taufik Hidaya malah hilang.
Setelah 11 Hari mengilang, Taufik Hidayat berhasil diringkus oleh tim gabungan Polda Jabar dan Polresta Bandung di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, pada Selasa, 23 Juni 2026.**
Editor: Maman Suparman