Pulau Jawa "Darurat Listrik"

Ridhazia
Ketika listrik padam, di rumah pun bergelap-gelapan.
Catatan RIDHAZIA
(Wartawan Senior)
Pulau Jawa mengalami "darurat listrik". Meski tidak serentak dan total, di pulau terpadat di Indonesia ini dipaksa bergelap-gelap karena pemadaman listrik bergilir.
Konon, pemadaman yang berdurasi tiga jam itu karena gangguan teknis di pembangkit pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa 1. PLTGU adalah sistem pembangkit listrik yang menggabungkan turbin gas dan turbin uap dalam satu siklus berkesinambungan (siklus kombinasi).
Pembangkit ini sangat efisien karena memanfaatkan kembali gas buang panas dari turbin gas untuk memanaskan air dan menghasilkan uap penggerak turbin. Namun ternyata dalam praktiknya muncul masalah.
Hal ini selain akibat lonjakan konsumsi listrik. Ketidakseimbangan pasokan dan permintaan di titik tertentu atau akibat pemeliharaan darurat atau lonjakan beban menyebabkan pemadaman bergilir di pulau Jawa tak terhindarkan
Padahal secara makro, sistem kelistrikan Jawa-Bali sebenarnya mengalami kelebihan pasokan (oversupply), bukan kekurangan daya secara keseluruhan.
Kemana Mengadu?
Jika pemadaman bergilir menyebabkan kerugian, siapa saja bisa mengajukan aduan ke YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia).
Atau, ke BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen) dan Ombudsman yang mengawasi pelayanan publik dan berwenang menangani laporan jika PLN dianggap lalai dalam memberikan hak konsumen.**