Provinsi Tatar Sunda?

Foto : Istimewa
Provinsi Tatar Sunda?
Catatan RIDHAZIA
(Wartawan Senior)
WACANA pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda menyisakan pertanyaan kritis publik.
Apalagi wacana perubahan ini bersandar pada gagasan dan pemikiran untuk menyelamatkan identitas Sunda yang kian terpinggirkan.
Apa itu Tatar Sunda?
Istilah Tatar Sunda secara historis merujuk pada Jawa Barat, Banten, Jakarta. Bahkan ada di sebagian kecil di perbatasan Jawa Tengah.
Menurut asal usulnya, Tatar Sunda merupakan sisa pusat peradaban dua Kerajaaan Sunda dan Galuh yang berakar dari Kerajaan Tarumanagara abad ke-5 yang kemudian disatukan kembali menjadi Kerajaan Pajajaran pada abad ke-14.
Sedangkan jejak purba leluhur Sunda secara geologis dan antropologis ditemukan di sekitar cekungan Bandung Purba yang terbentuk sekitar 105.000 hingga 210.000 tahun lalu akibat letusan dahsyat Gunung Sunda.
Tatar Sunda: Peradaban Batin!
Tulisan Prof Ija Suntana dari UIN Bandung (Sumber: https://regional.kompas.com/read/2026/05/19/07400021/tatar-sunda--peradaban-etis-bukan-peradaban-imperialis?) memberi perspektif yang lebih inspiratif terkait kehendak perubahan Jawa Barat menjadi Tatar Sunda. Terutama untuk pernyataan bahwa identitas Sunda terpinggirkan.
Menurut pemikiran Sang Profesor, Tatar Sunda dalam sejarah panjangnya di panggung besar sejarah Nusantara, Sunda adalah suku bangsa yang lebih banyak membangun peradaban etis.
Tradisi egaliter dala.falsafah silih asih, silih asah, silih asuh, dan bertutur yang halus menunjukan bahwa Sunda dalam pergaulan sosial tidak terlalu menonjol identitas politiknya.
Itu sebabnya, tidak ditemukan fakta historis Tatar Sunda sebagai “imperium Sunda” yang dibangun sebagai bangsa penakluk yang menyebarkan bahasa, agama, sistem politik, atau kolonisasi budaya ke wilayah lain secara agresif.**