Hati-Hati dengan Bandara Kertajati

Foto : Istimewa
Bandara Kertajati menurus rumor katanya akan dijadikan bengkel pesawat Amerika Serikat.
Oleh DEDI ASIKIN
(Wartawan Senior)
BEBERAPA waktu lalu dalam pertemuan grup diskusi ngadu bako berkembang usul agar Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kemenag hadir di Bandara Kertajati, Majalengka, seperti biasa sebelumnya setiap musim haji selalu hadir di Embarkasi Bekasi.
Tapi Wisnu Wardhana, S.H., M.H., menepis. Nadanya kelakar tapi serius. Maaf-maaf kata sorry sorry to say saya belum nemu sinonimnya, mungkin sassus saja yang sedikit mengena.
"Hei hati hati, Kertajati itu mau dibikin bengkel perawatan pesawat hercules C 130 oleh Amerika Serikat. Mungkin juga jadi Pangkalan Militer di Asia Tenggara. Kalau Iran kirim supersonic kesana, kita bisa jadi rempeyek," kata wartawan yang nyambi jadi pengacara itu
Sekarang wacana Itu menguat. DPR salah satu lembaga yang rupanya memercayai wacana itu. Seperti dikemukakan anggota komisi i DPR TB Hasanuddin, ia mengingatkan hati-hati denganpertikaian politik global. Jangan sampai rencana Amerika akan menjadikan Bandara Kertajati sebagai MRO (Maintenance, Repair and Over Haul) menjadi kenyataan. Selan Bahaya untuk keamanan dan keselamatan, Indonesia juga melenceng dari asas politikus bebas aktif. Ini membuktikan berpihak kesalah satu pihak.
Memang kementerian komunikasi dan digital membantah kebenaran sassus itu. Bandara Kertajati itu milik Pemprov Jabar. Sekarang dikelola bersama Kementerian Perhubungan. Saham terbesarnya dimiliki PT BIJB (Bandara International Jawa Barat), dan sebagian kecil PT Angkasa Pura II, jelas Imam corporate Secretary BIJB.
Mungkin benar apa yang dikemukakan oleh Adam Malik. Ketika bertemu sebentar di ruang tamu kamar super presidential hotel Songgoriti kawasan wisata kota Batu, mantan Ketua Sidang Majelis Umum PBB itu mengatakan bahwa PBB Itu ibarat macan ompong. Sudah tidak menggigit lagi.
Keputusan Sekjen PBB atau Dewan Keamanan sekalipun bisa nyungsep di tangan negara pemilik hak veto. Meski salah satu pemegang hak veto yaitu Uni Soviet telah tumbang tapi yang lain tetap eksis dsn dapat menerapkan hak vetonya. Jika keputusan Amerika atas penguasaan bandara Kertajati tidak di hak veto artinya Iran tetap bisa mengirim rudal supersonik ke Kertajati. Hati hati dengan Keryajatii.
Mungkin tepat jika wartawan Pokja Kemenag tidak mangkal di Loh Bener Indramayu musim haji tahun ini. Setidaknya menunggu perang di Timur Tengah segera berakhir.**
