2 Hari Hilang, Jasad Nelayan Sudjada Ditemukan di Bibir Laut Bangko Cirebon

foto

Foto : Istimewa

Petugas evakuasi jasad Sudjada dari bibir laut Bangko Cirebon

CIREBON, KejakimpolNews.com -- Keberadaan Sudjada (37), seorang nelayan yang hilang sejak Senin (21/9/2026) saat melaut di Desa Bungko, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon ditemukan sidah tak bernyawa Rabu, (22/9/2026).

Jasad korban ditemukan di bibir laut. Sebelumnya ia berangkat melaut Senin (21/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB mamun tak kunjung kembali ke rumah.

Upaya pencarian pun dilakukan oleh sejumlah nelayan. Akhirnya tim SAR gabungan turun tangan melakukan pencarian.

Pencarian menemukan titik terang setelah perahu milik korban diketahui berada di wilayah Ujung Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Tim SAR gabungan dan sejumlan nelayan akhirnya menemukan jasad korban di bibir laut Desa Bungko, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon.

Kapolsek Kapetakan AKP Rudiana mengatakan belasungkawa kepada keluarga korban. Kepolisian kata Rudiana langsung bergerak bsrsama tim SAR setelah menerima laporan dari masyarakat.

Ditemukannya jasad Sudjada yang sebelumnya dilaporkan terjatuh dari kapal Man Over Board (MOB) di Perairan Krangkeng, (36) membuat haru keluarga.

Sementara itu, sebelumnya, Kantor SAR (Pencarian dan Pertolongan) Bandung menerima laporan mengenai kecelakaan kapal dengan satu orang terjatuh ke perairan Selasa (22/9/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dengan melakukan penyisiran di sejumlah sektor yang telah ditentukan secara intensif.

'Pada hari kedua operasi pencarian, tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pada koordinat 6°31’31,608″S 108°32’27,408″E, atau sekitar 7,45 kilometer dari lokasi kejadian (LKP) di tengah lautan,” kata Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana Rabu (23/9/2026).

Korban, kata Ade kemudian dievakuasi dan sekitar pukul 11.40 WIB diserahkan kepada Unit Inafis Polres Cirebon untuk identifikasi sebelum diserahkan kepada keluarga.

Dalam operasi pencarian tersebut, Tim SAR Gabungan melibatkan 37 personel gabungan dari Basarnas Bandung, Basarnas Pos SAR Cirebon, KN SAR Setyaki 202, Lanal Cirebon, Ditpolairud Polda Jawa Barat, Koramil Suranenggala, BPBD Kabupaten Cirebon, SAR FKAM, SAR 217, serta nelayan setempat yang ikut membantu pencarian.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah terlibat dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan yang sangat melelahkan dan penuh risiko ini.

“Alhamdulillah operasi berjalan lancar berkat kerja sama solid semua pihak. Pencarian dilakukan dengan menyisir beberapa sektor dengan menggunakan kapal SAR dan perahu nelayan,"ujar Ade.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para nelayan untuk selalu waspada dan menggunakan alat keselamatan saat melaut, mengingat cuaca di perairan Indramayu cukup ekstrem akhir-akhir ini dan sangat berbahaya.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
4 Hari Hilang Kontak, 5 Wartawan dan 3 Awak Speedboat Peliput Anak Krakatau Hingga Kini Belum Ditemukan
Lahan di Ciumbuleuit Terbakar Hebat, 19 Warga Terkena ISPA, Sekolah dan RS Salamun Terpapar Asap
Folgers Coffee dari Amerika Serikat Bakti Sosial dengan Santuni Dhuafa Lansia dan Yatim Piatu
Mahasiswa UPI Tewas di Jalan A.H Nasution Kawasan Tagog Setelah Kendaraannya Tertabrak Avanza
10 Korban Selamat Tragedi KM Virgo Tranport 8 Dipulangkan ke Garut, 10 Lainnya Masih Dicari