Revolusi Belum Selesai Kata Bung Karno

Foto : Istimewa
Bung Karno saat berpidato: Revolusi belum selesai!
Oleh DEDI ASIKIN
(Wartawan Senior)
DIMANA -mana dan kapan saja bahkan ketika usianya akan berakhir, Pemimpin Besar Revolusi, Penyambung Lidah Rakyat dan Mandataris MPRS, Sukarno atau akrab dipanggil Bung Karno selalu bilang bahwa "revolusi kita belum selesai". Lo kenapa begitu, 'kan kita sudah merdeka, sudah bebas dari cengkeraman kolonialisme dan imperialisme
Saat itu rakyat Indonesi hanya mampu manut-manu saja apa yang dikatakan Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno. Dan pernyataan yang juga pertanyaan itu dijawab sendiri oleh Sang Putra Fajar. Jawabnya, tiada laindan tiada bukan adalah karena tujuan revolusi itu belum tercapai.
Apa tujuan revolusi itu?
Menurut Bung Karno juga, tujuannya adalah masyarakat yang makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran. Masyarakat gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo. Yang punjul alinga papat.
Kalau begitu kapan selesainya atuh revolusi teh kata urang Tasikmalaya. Alih-alih selesai, mana mungkin wong pertumbuhan ekonomi masih nyublek di angka 5 lebih dikit. Hukum masih kaya belah bambu, injek yang bawah angkat yang atas.
Korupsi jangankan diberantas sampai akar akarnya,wong pucuknya saja masih bergoyang-goyang. Kalau Bung Karno masih ada pasti masih akan bilang revolusi kita belum selesai, masih jauh menggantung di atas langit.
Tapi 'kan jabatan presiden seumur hidupnya (TAP MPRS NO III /MPRS/1963) sudah dibatalkan dengan TAP MPRS NO XVIII/MPRS/966. Usul pengangkatan Bung Karno jadi presiden seumur hidup mulanya datang dari kelompok angkatan 45 yang dimotori AM Hanafi dan dikuatkan pula oleh Chaerul Saleh
Tetapi TAP III Itu hanya berumur 3 tahun. Gerakan Anti-Sukarno yang membesar dan ditolaknya pidato Nawaksara mendorong pembatalan Tap III/MPRS/1963/ itu dengah ketok palu keluarlah TAP MPR NOXVIII/MPRS selanjutnya diikuti dengan tumbangnya Sukarno dan rezim Orde Lamanya.
Jadi kapan revolusi kita akan selesai?
Kabinet Merah Putih harus segera menjawab. Road map-nya antara lain, pertumbuhan ekonomi harus menyentuh angka 7%., keadilan hukum ditegakkan, jangan ada tebang pohon pilih. dan korupsi diberangus sampai ke akar-akarnya.
Begitu toh Mas Wowo? Jangan sampai ada Sukarno reinkarnasi atau Bung Karno reborn. Cape dong..ah!.